Perngertian dan Cara Kerja Saklar Listrik

Saklar atau lebih tepatnya adalah Saklar listrik adalah suatu komponen atau perangkat yang digunakan untuk mengambil keputusan atau menghubungkan aliran listrik. Saklar yang didalam bhs Inggris disebut dengan Switch ini merupakan salah satu komponen atau alat listrik yang paling kerap digunakan. Hampir semua peralatan Elektronika dan Listrik memerlukan Saklar untuk membangkitkan atau mematikan alat listrik yang digunakan. Pada dasarnya, sebuah Saklar sederhana terdiri berasal dari dua bilah konduktor (biasanya adalah logam) yang terhubung ke rangkaian eksternal, Saat ke-2 bilah konduktor selanjutnya terhubung maka dapat berjalan pertalian arus listrik didalam rangkaian. Sebaliknya, sementara ke-2 konduktor selanjutnya dipisahkan maka pertalian arus listrik dapat turut terputus. Saklar yang paling kerap ditemukan adalah Saklar yang dioperasikan oleh tangan manusia dengan satu atau lebih gunakan kontak listrik. Setiap pasangan kontak umumnya terdiri berasal dari 2 keadaan atau disebut dengan “State”. Kedua keadaan selanjutnya diantaranya adalah Keadaan “Close” atau “Tutup” dan Keadaan “Open” atau “Buka”. Close bermakna berjalan lanjutan aliran listrik namun Open adalah terjadinya pemutusan aliran listrik.

Berdasarkan dua keadaan tersebut, Saklar pada umumnya memanfaatkan arti Normally Open (NO) untuk Saklar yang berada pada keadaan Terbuka (Open) pada keadaan awal. Ketika ditekan, Saklar yang Normally Open (NO) selanjutnya dapat berubah menjadi keadaan Tertutup (Close) atau “ON”. Sedangkan Normally Close (NC) adalah saklar yang berada pada keadaan Tertutup (Close) pada keadaan awal dan dapat berubah ke keadaan Terbuka (Open) disaat ditekan. Saklar Listrik dapat digolongkan berdasarkan jumlah Kontak dan Kondisi yang dimilikinya. Jumlah Kontak dan keadaan yang dimiliki selanjutnya umumnya disebut dengan arti “Pole” dan “Throw”. Pole adalah banyaknya Kontak yang dimiliki oleh sebuah saklar namun Throw adalah banyaknya keadaan yang dimiliki oleh sebuah Saklar.

Berikut ini adalah lebih dari satu perumpamaan tipe Saklar Listrik yang digolongkan berdasarkan Pole dan Throw :

  1. SPST : Single Pole Single Throw, yakni Saklar ON/OFF yang paling sederhana dengan hanya punya 2 Terminal. Contohnya Saklar Listrik ON/OFF pada lampu.
  2. SPDT : Single Pole Double Throw, yakni Saklar yang punya 3 Terminal. Saklar tipe ini dapat digunakan sebagai Saklar Pemilih. Contohnya Saklar pemilih Tegangan Input Adaptor yakni 110V atau 220V.
  3. DPST : Double Pole Single Throw, yakni saklar yang punya 4 Terminal. DPST dapat diartikan sebagai 2 Saklar SPST yang dikendalikan didalam satu mekanisme.
  4. DPDT : Double Pole Double Throw, yakni saklar yang punya 6 Terminal. DPDT dapat diartikan sebagai 2 Saklar SPDT yang dikendalikan didalam satu mekanisme.
  5. SP6T : Single Pole Six Throw, yakni saklar yang memilki 7 Terminal yang pada umumnya berfaedah sebagai Saklar pemilih. Jenis Saklar ini banyak ditemui didalam Rangkaian Adaptor yang dapat memilih berbagai Tegangan Output, seandainya pilihan output 1,5V, 3V, 4,5V, 6V, 9V dan 12V.

You May Also Like

About the Author: eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *